Berita

Ladang ganja seluas sekitar 3 hektare di kawasan perbukitan Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. (Foto: RMOLSumsel)

Presisi

Massa Hadang Polisi saat Ungkap Ladang Ganja di Empat Lawang

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 05:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengungkapan ladang ganja seluas sekitar 3 hektare di kawasan perbukitan Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, tidak berjalan mulus.

Pasalnya, saat proses evakuasi tersangka seorang pria berinisial RS (22) dan perempuan berinisial A (18), serta pengamanan barang bukti sempat menghadapi kendala serius. 

Sekitar 30 warga mendatangi lokasi dan melakukan intervensi terhadap polisi yang bertugas. 


Situasi semakin memanas ketika jumlah massa bertambah hingga sekitar 50 orang, sebagian di antaranya membawa senjata tajam dan memblokade akses jalan dengan menebang pohon.

“Personel di lapangan sempat mendapat penghadangan dan tekanan dari massa yang meminta agar terduga pelaku dilepaskan," Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang Mu’min Wijaya dikutip dari RMOLSumsel, Minggu 15 Februari 2026. 

Karena kalah jumlah dan demi keselamatan personel, kata Nandang, terduga tersangka sempat diambil paksa oleh massa saat hendak dibawa.

Untuk mengantisipasi situasi lanjutan, Polda Sumatera Selatan telah mengirimkan personel tambahan guna melakukan penguatan serta membantu proses pencarian terhadap terduga pelaku yang sempat dibawa paksa.Informasi wisata Sumsel

Kepolisian juga melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan keluarga agar para pelaku bersikap kooperatif dan menyerahkan diri.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menghalangi proses penegakan hukum. Tindakan menghalang-halangi petugas memiliki konsekuensi hukum," pungkas Nandang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya