Berita

Sebanyak 10 ribu element berbagi masyarakat terlibat dalam apel siaga Kamtibmas 'Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia'di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Sabtu, 14 Februari 2026 (RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

10 Ribu Warga dan Polda Metro Siap Amankan Ramadan

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 11:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekitar 10 ribu warga dari berbagai elemen masyarakat mengikuti apel siaga Kamtibmas “Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia” fdalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Kegiatan apel dilaksanakan di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu 14 Februari 2026. 

Apel dihadiri Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Kalingga Rendra Raharja, seluruh pejabat utama Polda Metro Jaya, serta jajaran. Dari masyarakat, peserta berasal dari persatuan satpam, ojek online, Satkamling, buruh, pramuka, hingga pelajar.


Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menjelaskan apel ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menyambut Ramadan agar kegiatan masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif. 

"Saya percaya bahwa kekuatan Jakarta tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya saja, tetapi pada warganya yang tertib, peduli, dan saling mau menjaga. Dan hari ini, kehadiran kita menunjukkan bahwa Jakarta tidak dibiarkan berjalan sendiri. Ada 10.000 orang bahkan lebih yang siap menjadi penguat ketertiban di lingkungannya masing-masing," katanya. 

“Tema ‘Jaga Jakarta Untuk Indonesia’ menegaskan semangat menjaga kota dari berbagai potensi ancaman, sehingga Jakarta sebagai wajah bangsa tetap aman,” ujarnya.

Asep menekankan bahwa keamanan lingkungan tercipta jika semua elemen bergerak dalam satu frekuensi dan komando, saling menjaga dan mendukung. Dengan begitu, masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman selama sebulan penuh.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” pungkas Kapolda.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya