Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pergerakan Wall Street Tertahan Saham Teknologi

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak bervariasi seiring data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan memberi sedikit sentimen positif. Namun, tekanan pada saham-saham teknologi membuat penguatan pasar menjadi terbatas.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 14 Februari 2026, pada akhir sesi perdagangan Jumat, Dow Jones naik 0,10 persen, S&P 500 menguat tipis 0,05 persen, sementara Nasdaq justru turun 0,22 persen. 

Pergerakan ini terjadi di tengah kehati-hatian investor menjelang libur nasional AS (Presidents Day) serta kekhawatiran berlanjut soal dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap profit perusahaan teknologi.


Untuk sepekan penuh, ketiga indeks utama sama-sama melemah: S&P 500 turun 1,39 persen, Nasdaq merosot 2,1 persen, dan Dow terkoreksi 1,23 persen - menjadi penurunan mingguan terdalam sejak November.

Pasar sempat dibuka menguat setelah data menunjukkan inflasi konsumen AS Januari naik lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini mendorong pelaku pasar sedikit menaikkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Juni menjadi 52,3 persen, berdasarkan alat pemantau dari CME Group.

Namun, saham teknologi berkapitalisasi besar kembali menjadi pemberat. Investor masih gelisah terhadap potensi gangguan bisnis akibat AI serta besarnya belanja modal yang dibutuhkan sektor tersebut.

“Saham teknologi besar masih menjadi jangkar pasar, dan setiap sinyal optimisme cepat sekali terpatahkan,” kata Michael James, Managing Director Rosenblatt Securities.

“Kami sudah goyah beberapa minggu terakhir, dan dengan libur panjang tiga hari di depan, wajar jika pasar melemah menjelang penutupan," tambahnya.

Tekanan terbesar datang dari saham-saham raksasa seperti Nvidia dan Apple. Sebaliknya, Applied Materials menjadi penopang utama indeks setelah sahamnya melonjak 8,1 persen berkat proyeksi kinerja kuartal kedua yang optimistis.

Sektor defensif justru tampil menonjol. Utilitas naik 2,69 persen dan properti menguat 1,48 persen, menjadikannya dua sektor dengan kinerja terbaik di S&P 500 hari itu. Sektor kesehatan juga membantu pasar, didorong lonjakan saham Dexcom dan Moderna setelah laporan kinerja kuartalan yang solid.

Meski tren inflasi membaik, analis memperkirakan perdagangan akan tetap bergejolak. Selain isu AI, pasar juga dibayangi agenda politik AS dan rencana pergantian pimpinan bank sentral, yang berpotensi menambah volatilitas dalam beberapa bulan ke depan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya