Berita

Hendri Satrio (Foto: Istimewa)

Politik

Hensat: Di Tengah “Banteng vs Gajah”, Garuda Petahana Lebih Berpeluang Menang 2029

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 08:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensat menilai publik tidak perlu terlalu meributkan persaingan “Banteng vs Gajah” antara Puan Maharani dan kubu Kaesang Pangarep yang kerap diasosiasikan dengan pertarungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melawan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurutnya, jika berkaca pada sejarah pemilu pascareformasi, partai atau kekuatan politik petahana cenderung memiliki peluang besar untuk kembali menang pada periode kedua.

“Saya bingung mengapa masyarakat begitu meributkan ‘banteng vs gajah’ di Pemilu 2029. Kalau melihat sejarah, justru yang berpeluang menang adalah garuda, alias kekuatan petahana saat ini,” ujar Hensat kepada wartawan, Sabtu 14 Februari 2026. 


Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menjelaskan, petahana biasanya diuntungkan oleh sejumlah faktor, mulai dari tingkat pengenalan publik yang tinggi, rekam jejak program yang sudah terlihat, hingga jejaring politik yang lebih solid dibanding penantang.

Ia mencontohkan pengalaman beberapa pemilu sebelumnya. Pada era Susilo Bambang Yudhoyono bersama Partai Demokrat, perolehan kursi di DPR bahkan melonjak pada Pemilu 2009. Hal serupa juga terjadi pada Joko Widodo yang diusung PDIP, di mana dominasi elektoral bertahan dalam dua periode kekuasaan.

“Pola-pola itu menurut saya sudah teruji dalam beberapa waktu terakhir. Petahana relatif lebih sulit disaingi karena bisa mengandalkan narasi keberlanjutan program serta konsolidasi elite,” jelasnya.

Hensat menambahkan, posisi petahana memungkinkan pemanfaatan momentum kebijakan yang dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat menjelang pemilu. Namun, ia mengingatkan bahwa keunggulan tersebut tetap memiliki batas.

“Petahana memang lebih mudah memanfaatkan momentum kebijakan yang terasa langsung ke pemilih. Tapi keunggulan itu bisa goyah jika terjadi guncangan besar seperti krisis ekonomi atau skandal politik yang merusak legitimasi,” ujarnya.

Terkait wacana pertarungan PDIP dan PSI, Hensat menilai secara basis massa akar rumput, PSI masih terpaut cukup jauh dari PDIP. Bahkan, dukungan figur sekelas Jokowi pun dinilai belum tentu mampu menutup kesenjangan tersebut.

“Meski ada Jokowi yang disebut akan membantu, itu menurut saya belum cukup untuk melawan PDIP yang pada Pemilu 2024 tetap menjadi pemenang Pileg,” pungkasnya.

Dengan demikian, Hensat meyakini perdebatan “Banteng vs Gajah” belum tentu mencerminkan peta kekuatan sesungguhnya. Dalam pandangannya, faktor petahana tetap menjadi variabel paling menentukan menuju Pemilu 2029.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya