Berita

Ilustrasi Cara Cegah Bau Mulut saat Puasa 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

7 Cara Cegah Bau Mulut saat Puasa 2026 Agar Tetap Segar

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 20:19 WIB | OLEH: TIFANI

Mulut bau saat puasa menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang, terutama ketika memasuki pertengahan hari. Kondisi ini biasanya muncul karena produksi air liur berkurang, sehingga mulut menjadi lebih kering dan bakteri lebih mudah berkembang.

Masalah bau mulut saat puasa juga bisa dipicu oleh sisa makanan yang menumpuk, kurangnya kebersihan lidah, hingga konsumsi makanan tertentu seperti bawang atau makanan berlemak saat sahur. Selain itu, kebiasaan jarang minum air putih di waktu berbuka hingga sahur turut membuat mulut lebih rentan kering dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Namun tidak perlu khawatir, ada berbagai cara cegah mulut bau saat puasa 2026 yang bisa dilakukan dengan mudah. Melansir laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), berikut cara mencegah bau mulut agar puasa tetap nyaman dan percaya diri sepanjang hari.


1. Bersihkan Plak atau Karang Gigi

Plak dan karang gigi yang menumpuk dapat jadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau mulut. Jika dibiarkan terlalu lama, karang gigi juga bisa memicu radang gusi hingga infeksi ringan yang membuat aroma mulut semakin tidak sedap. 

Rutin membersihkan plak dengan menyikat gigi secara teratur dan melakukan scaling ke dokter gigi sangat disarankan, terutama sebelum memasuki bulan puasa.

2. Hindari Makanan Berbau Tajam

Makanan seperti bawang putih, bawang merah, jengkol, petai, hingga makanan berbumbu kuat dapat meninggalkan aroma tajam di mulut dalam waktu lama. Saat puasa, bau tersebut cenderung semakin terasa karena mulut lebih kering dan produksi air liur berkurang. 

Agar napas tetap segar sepanjang hari, sebaiknya pilih menu sahur yang lebih ringan dan minim aroma menyengat.

3. Kurangi Merokok

Merokok bisa membuat mulut kering dan memicu bau tidak sedap karena zat kimia dari rokok menempel di rongga mulut. Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko masalah gusi dan penumpukan plak yang semakin memperparah bau mulut. 

Setidaknya kurangi kebiasaan merokok selama bulan puasa demi menjaga kesehatan mulut dan napas tetap segar.

4. Gosok Gigi dengan Benar

Sikat gigi saat puasa tetap penting dilakukan, terutama setelah sahur dan sebelum tidur. Namun, banyak orang menyikat gigi secara asal sehingga sisa makanan masih menempel di sela-sela gigi. 

Teknik menyikat gigi yang benar, termasuk membersihkan bagian belakang gigi dan area dekat gusi, dapat membantu mencegah bakteri berkembang dan mengurangi risiko bau mulut.

5. Bersihkan Lidah

Selain gigi, lidah juga sering menjadi tempat menumpuknya bakteri dan sisa makanan yang memicu bau mulut. Lapisan putih atau kotoran di permukaan lidah bisa menghasilkan aroma tidak sedap, apalagi saat puasa ketika mulut cenderung kering. 

Oleh karena itu, biasakan membersihkan lidah menggunakan sikat gigi atau alat pembersih lidah agar mulut terasa lebih segar.

6. Konsumsi Makanan Berserat

Makanan berserat seperti buah dan sayuran dapat membantu membersihkan sisa makanan secara alami saat dikunyah. Selain itu, makanan berserat juga merangsang produksi air liur yang berfungsi menjaga kelembapan mulut dan menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau. 

Saat sahur dan berbuka, pilih menu yang mengandung serat tinggi seperti apel, wortel, mentimun, atau sayuran hijau.

7. Pastikan Tidak Ada Gigi Berlubang


Gigi berlubang sering menjadi salah satu penyebab utama bau mulut karena lubang gigi bisa menyimpan sisa makanan dan menjadi sarang bakteri. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa menimbulkan infeksi dan aroma mulut semakin tidak sedap. 

Penting melakukan pemeriksaan gigi secara rutin dan segera menambal gigi berlubang agar puasa tetap nyaman tanpa gangguan bau mulut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya