Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi I DPR: Indonesia Tak Perlu Keluar Board Of Peace

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 12:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia tak perlu keluar dari organisasi Board of Peace (BoP) seiring masuknya Israel.

“Kenapa harus keluar?” tegas Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Menurut Dave, jika Indonesia keluar dari BoP yang dibentuk Presiden Amerika Donald Trump maka sama saja memutus upaya diplomasi dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina. 


“Kalau kita keluar, ya berarti kita sudah pasti menutup kemungkinan itu. Jadi diplomasi harus terus berjalan,” kata Legislator Golkar ini.

Dave meyakini, Presiden Prabowo memiliki timeline sekaligus konsep yang jelas mengapa Indonesia menjadi salah satu negara yang bergabung dalam BOP. 

“Jadi kita support kebijakan pemerintah untuk memastikan fungsi BOP ini benar-benar tercapai,” tegasnya.

Mengenai keberadaan Israel dalam BoP, Dave menegaskan bahwa hal itu tidak mengubah sikap Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. 

“Saat ini kita tetap membela, mendukung kemerdekaan rakyat Palestina,” tegasnya. 

Di sisi lain, masih kata Dave, jika Indonesia keluar dari BoP maka semakin sulit untuk memantau pergerakan internasional dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina. 

“Kalau kita keluar, malah kita nggak punya hak suara, kita nggak mengetahui pergerakan. Justru dengan di sana kita bisa lebih memahami dan bisa lebih bersikap untuk mencapai target-target tersebut,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya