Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Tertekan Diganggu AI

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks utama Wall Street melemah tajam setelah investor ramai-ramai melepas saham teknologi dan sektor transportasi. 

Aksi jual ini dipicu kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan (AI) mulai mengganggu model bisnis berbagai industri, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap profit perusahaan.

Dikutip dari Reuters, Jumat 13 Februari 2026, pada penutupan Kamis, Dow Jones turun 1,34 persen, S&P 500 melemah 1,57 persen, dan Nasdaq - yang didominasi saham teknologi - terkoreksi paling dalam sebesar 2,03 persen. Padahal, bursa sempat dibuka menguat sebelum akhirnya berbalik arah.


Tekanan pasar juga datang dari data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dan penantian rilis inflasi Januari, yang dinilai krusial untuk menentukan arah suku bunga Federal Reserve. Klaim pengangguran mingguan memang turun, namun tidak sedalam yang diperkirakan pasar. Situasi ini membuat investor semakin berhati-hati dan mulai memindahkan dana ke sektor defensif seperti utilitas, kebutuhan pokok, dan properti.

Sentimen negatif makin menguat setelah Cisco Systems melaporkan kinerja kuartalan yang mengecewakan. Saham Cisco anjlok 12,3 persen - penurunan harian terbesar sejak Mei 2022 - karena margin laba di bawah ekspektasi. Kejatuhan Cisco turut menyeret saham raksasa teknologi lain seperti Apple, Nvidia, Amazon, dan Broadcom.

“Tahun ini menjadi momen ‘pembuktian’ bagi AI. Investor ingin mulai melihat hasil nyata dari investasi besar yang sudah digelontorkan,” ujar Jack Herr, analis investasi utama GuideStone Funds.

Kekhawatiran serupa terlihat di sektor transportasi. Indeks Dow Jones Transport Average merosot 4 persen. Saham Landstar ambles 15,6 persen, CH Robinson turun 14,5 persen, dan Expeditors International melemah 13,2 persen. Pasar menilai otomasi berbasis AI berpotensi menekan bisnis perusahaan logistik dan angkutan truk.

Di sisi lain, musim laporan keuangan kembali menyoroti besarnya belanja modal perusahaan teknologi. Amazon, Google, Meta, dan Microsoft diperkirakan akan mengucurkan dana gabungan sekitar 650 miliar dolar AS untuk memperkuat posisi mereka di persaingan AI. Angka jumbo ini memicu kekhawatiran investor terhadap tekanan laba dalam jangka pendek.

Tekanan juga menjalar ke saham produsen komputer pribadi setelah Lenovo memperingatkan potensi gangguan pengiriman akibat kelangkaan chip memori. Saham HP turun 4,5 persen, sementara Dell anjlok 9 persen.

Meski begitu, tidak semua saham bergerak negatif. Equinix, operator pusat data terbesar, justru melonjak 10,4 persen setelah memproyeksikan pendapatan tahunan di atas perkiraan, didorong kuatnya permintaan infrastruktur AI.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya