Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Bisnis

Ekonom: Program MBG Harus Segera Libatkan Koperasi

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 20:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo Subianto disarankan untuk segera melibatkan koperasi dalam pelaksanaannya.

Hal itu disampaikan ekonom konstitusi, Defiyan Cori dalam pesan elektronik kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

“Program MBG harus segera libatkan koperasi. Sehingga program ini betul-betul menggerakkan perekonomian daerah. Libatkan koperasi sekolah bukan lewat yayasan,” tegas Defiyan.


Dalam hal perizinan, ia pun menghendaki agar pemerintah meniru Vietnam guna kelancaran investasi di daerah. 

“Kenapa MBG semuanya harus proyek pusat? Bandingkan saja cara berinvestasi di Vietnam, semua urusan perizinan di provinsi. Pemerintah pusat hanya regulator dan pengawasannya. Begitulah pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dibangun,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa MBG merupakan program yang sangat mulia dan baik. Namun, menurutnya ada cara yang kurang tepat dalam implementasi program ini.  

“Kalau memang ingin meningkatkan gizi anak bangsa serahkan pengelolaan ke daerah. Jangan tender di pusat,” pungkasnya.

Pelibatan koperasi di dalam MBG memang sudah dibahas oleh Kementerian Koperasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN). Untuk di daerah, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diprioritaskan untuk menyuplai bahan baku MBG.   


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya