Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berbincang dengan Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto pada Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Tim Media Kenhan)

Pertahanan

Sowan ke Rumah Widodo AS, Sjafrie Sambung Benang Merah Sejarah

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 17:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyambangi kediaman Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto pada Kamis, 12 Februari 2026.

Widodo AS merupakan Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut. Ia juga sempat menjadi Menko Polkam di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menhan turut didampingi Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Yusuf Jauhari. 


Menhan Sjafrie tampak menyalami dan berbincang lepas penuh kehangatan dengan Widodo.

Meski sudah berumur, Widodo AS masih tampak segar terlihat dari raut wajahnya.
Teh hangat dan aneka kudapan tersaji di atas meja kayu, jadi teman ngobrol, sambil sesekali diselingi tawa ringan. 

Menhan Sjafrie dan Widodo saling bertukar cerita dan juga mendengarkan satu sama lain soal perkembangan terkini dunia pertahanan.

“Kunjungan silaturahmi saya, bersama Wamenhan, Wapang TNI dan Kabaloghan kepada Laksamana TNI (Purn) Widodo AS menjadi momentum penuh makna untuk kembali menyambung benang merah sejarah, pengabdian dan keteladanan dalam tubuh TNI,” kata Sjafrie dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Ia menilai sosok Widodo telah meninggalkan jejak kepemimpinan strategis dan warisan nilai tentang integritas, serta disiplin dan loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini perlu dicontoh prajurit muda yang saat ini masih aktif di TNI.

“Pengalaman panjang beliau dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia adalah bagian dari fondasi kekuatan pertahanan kita hari ini. Dari para senior, kita belajar tentang keteguhan sikap, kejernihan strategi, dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Sjafrie.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya