Berita

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk (Foto: ABC News)

Dunia

Polandia dan Italia Kompak Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Trump

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 16:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Polandia dan Italia menyatakan tidak akan bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Sikap dua sekutu Washington tersebut menambah daftar negara Barat yang memilih mengambil jarak dari forum internasional baru tersebut.

Board of Peace awalnya dirancang untuk memperkuat gencatan senjata di Gaza. Namun, Trump disebut ingin memperluas peran forum tersebut menjadi wadah penyelesaian konflik global, yang memicu kekhawatiran sejumlah negara karena berpotensi menjadi tandingan PBB.


Pemerintah Polandia menyatakan masih memiliki sejumlah keraguan terkait struktur dan mekanisme kerja dewan tersebut. 

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menegaskan negaranya memilih tidak ikut serta untuk saat ini. 

“Dengan mempertimbangkan beberapa keraguan nasional mengenai bentuk dewan tersebut, dalam keadaan ini Polandia tidak akan bergabung dalam kerja Dewan Perdamaian, tetapi kami akan menganalisisnya,” kata Tusk dalam rapat pemerintah, seperti dikutip dari AFP, Kamis, 12 Februari 2026. 

Meski demikian, Tusk menegaskan hubungan Polandia dengan Amerika Serikat tetap menjadi prioritas strategis. Ia juga membuka peluang perubahan sikap jika situasi memungkinkan. 

“Hubungan kami dengan Amerika Serikat telah dan akan tetap menjadi prioritas kami, jadi jika keadaan berubah yang memungkinkan untuk bergabung dalam pekerjaan Dewan, kami tidak mengesampingkan skenario apa pun,” lanjutnya.

Penolakan juga datang dari Italia. Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menegaskan negaranya tidak dapat bergabung karena terkendala aturan konstitusi nasional. 

“Kami tidak dapat bergabung dengan Dewan Perdamaian karena ada hambatan konstitusional yang tidak dapat diatasi di pihak Italia,” ujar Tajani kepada stasiun televisi Sky TG24.

Meski menolak bergabung, Italia tetap membuka peluang berkontribusi dalam upaya rekonstruksi kawasan konflik. 

Berdasarkan konstitusi Italia, negara tersebut hanya dapat bergabung dalam organisasi internasional yang memberikan kedudukan setara bagi semua anggota. 

Roma menilai ketentuan Board of Peace saat ini belum memenuhi syarat tersebut karena memberikan kewenangan eksekutif yang luas kepada Presiden Trump. 

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni sebelumnya bahkan disebut telah meminta Trump meninjau ulang aturan forum tersebut agar Italia dapat berpartisipasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya