Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Dunia

Thailand Akan Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa Jadi 30 Hari

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Thailand berencana memperpendek masa tinggal bebas visa bagi wisatawan asing dari sebelumnya 60 hari menjadi 30 hari. Kebijakan ini dinilai tidak akan berdampak besar pada sektor pariwisata, karena rata-rata turis hanya menetap kurang dari satu bulan.

Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand, Natthriya Thaweevong, menjelaskan bahwa sebuah komite khusus yang dibentuk perdana menteri tengah meninjau ulang kebijakan visa, termasuk fasilitas bebas visa bagi warga dari 93 negara. Kementeriannya telah menyerahkan hasil kajian yang mendukung pemangkasan masa tinggal tersebut.

Menurut Natthriya, pengurangan ini pada prinsipnya sudah disetujui berbagai lembaga terkait, termasuk Biro Imigrasi. Tujuannya adalah menutup celah yang kerap dimanfaatkan oleh warga asing untuk melakukan aktivitas ilegal di Thailand.


“Rata-rata wisatawan asing hanya tinggal sekitar 21 hari. Jadi perubahan ini seharusnya tidak memengaruhi pariwisata. Jika ingin tinggal lebih dari 30 hari, mereka tetap bisa mengajukan perpanjangan seperti biasa,” ujarnya, dikutip dari Bangkok Post, Kamis 12 Februari 2026.

Skema bebas visa 60 hari sendiri mulai diberlakukan pada pertengahan 2024, di era Perdana Menteri Srettha Thavisin, sebagai upaya mendongkrak pariwisata yang sempat lesu.

Ketua Asosiasi Agen Perjalanan Thailand, Thanapol Cheewarattanaporn, mengatakan pihaknya mendukung rencana tersebut. Ia menilai sebagian kecil wisatawan yang tinggal hingga 60 hari justru kerap menyalahgunakan visa, misalnya untuk menjalankan bisnis ilegal, menjadi pemandu wisata tanpa izin, atau menggunakan skema “nominee business”.

Ia menambahkan, meski awal penerapan bebas visa sempat memicu lonjakan kedatangan, terutama dari China, Taiwan, dan India, tren itu kemudian menurun, dengan mayoritas wisatawan tetap tinggal kurang dari sebulan.

Meski begitu, Thanapol menegaskan pemerintah tetap perlu mempertahankan kebijakan bebas visa karena masih penting untuk menjaga daya saing pariwisata Thailand, apalagi banyak negara lain juga menawarkan fasilitas serupa.

Sejak akhir tahun lalu, Biro Imigrasi Thailand juga telah memperketat pengawasan, khususnya terhadap warga asing yang berulang kali memperpanjang masa tinggal melalui skema bebas visa.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya