Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Rebound Tajam, Emas Kembali ke Jalur Rekor

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emas kembali menunjukkan taringnya. Pada perdagangan Rabu 11 Februari 2026, harga emas dunia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile melonjak lebih dari 1 persen ke level psikologis baru. 

Meski pasar baru saja mencerna laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang solid, minat beli jangka panjang tetap mendominasi.

Emas spot menguat 1,21 persen ke level 5.086,28 Dolar AS per ons. Sementara emas berjangka AS (untuk pengiriman April) melambung 1,3 persen menjadi 5.098,50 Dolar AS per ons.


Meskipun angka pengangguran AS turun ke 4,3 persen yang memberi ruang bagi Federal Reserve untuk menahan suku bunga, para investor tidak goyah. Ketidakpastian geopolitik dan tren de-dolarisasi tetap menjadi bahan bakar utama.

"Satu laporan ketenagakerjaan yang kuat tidak akan merusak mentalitas di balik pembelian emas yang dianggap jangka panjang dan fundamental," ujar Tai Wong, trader logam independent, dikutip dari Reuters.

Pasar memprediksi The Fed akan mempertahankan suku bunga hingga masa jabatan Jerome Powell berakhir di bulan Mei, dengan ekspektasi pemangkasan pada Juni mendatang. Transisi kepemimpinan ke Kevin Warsh juga menjadi sorotan, karena kebijakan di bawah arahannya dikhawatirkan akan terlalu longgar, yang secara historis menguntungkan emas sebagai aset safe-haven.

Fokus investor kini tertuju pada rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada Jumat mendatang. Data ini akan menjadi kompas baru untuk melihat arah inflasi dan kebijakan moneter AS selanjutnya. 

Harga logam lainnya juga menguat. Perak spot melambung 4,6 persen menjadi 84,39 Dolar AS per ons, setelah anjlok lebih dari 3 persen pada sesi sebelumnya.

Platinum spot melesat 2,5 persen menjadi 2.138,50 Dolar AS per ons, sementara paladium naik 0,8 persen ke posisi 1.722,06 Dolar AS.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya