Berita

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin (Foto: Kemenag)

Nusantara

Kemenag: Transfer Anggaran Haji Tunggu Mekanisme Internal Kemenhaj

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 20:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, memberikan klarifikasi mengenai pengalihan anggaran dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). 

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menyalurkan dana tersebut, namun masih terkendala oleh kesiapan mekanisme keuangan di pihak Kemenhaj.

Pernyataan ini menanggapi isu mengenai anggaran Kemenhaj senilai Rp522 miliar yang masih berada di pos Kemenag. Dana tersebut mencakup Rp488 miliar dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Rp34 miliar dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang keduanya saat ini masih dalam status terblokir.


“Kemenag, Kemenhaj, dan Kemenkeu sudah menggelar rapat koordinasi persiapan revisi realokasi anggaran PNBP dan SBSN tahun anggaran 2026 ke Kementerian Haji pada 2 Februari 2026. Dalam rapat itu dipahami bersama bahwa proses transfer belum bisa dilakukan karena Kemenhaj sedang mengusulkan Anggaran Biaya Tambahan (ABT),” tegas Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu 11 Februari 2026. 

Kamaruddin menjelaskan bahwa Administrasi Data Komputer (ADK) atau RKAKL milik Kementerian Haji dan Umrah masih dalam tahap pengusulan ABT untuk belanja pegawai di Ditjen Anggaran. Hal teknis inilah yang menyebabkan anggaran dari Kemenag belum dapat diinput secara sistem.

“Jadi untuk transfer anggaran SBSN, Kemenhaj belum siap ADK, karena sedang proses ABT di Ditjen Anggaran. Jadi kita justru menunggu kesiapan Kemenhaj untuk proses transfer anggarannya,” jelasnya lebih lanjut.

Terkait anggaran PNBP, kendala muncul karena Kemenhaj belum menetapkan usulan tarif serta target PNBP untuk tahun 2026 dalam rapat bersama jajaran Kemenkeu pada awal Februari lalu. Akibatnya, pemindahan dana PNBP dari Kemenag pun belum bisa terlaksana.

Meskipun Kemenag sempat mengusulkan agar proses pemindahan dilakukan secara bertahap, kendala pada kesiapan ADK Kemenhaj tetap menjadi hambatan utama di lapangan.

“Kemenag dalam rapat bersama menyampaikan usulan agar proses transfer ini dapat segera dilakukan secara bertahap, dimulai dari anggaran SBSN. Namun, faktanya ADK Kemenhaj memang belum siap,” papar Kamaruddin.

Kemenag menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan proses ini melalui koordinasi intensif dengan Kemenhaj dan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu.

“Kemenag berkomitmen untuk segera menuntaskan hal ini. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah dan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan agar proses ini bisa diakselerasi. Kami harap ADK Kemenhaj juga bisa segera siap sehingga transfer anggaran bisa segera dilakukan,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya