Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Istana: 8.000 Pasukan RI Disiapkan untuk Misi Perdamaian Gaza

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 16:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah mengonfirmasi kesiapan Indonesia mengirim 8.000 pasukan perdamaian untuk mendukung misi perdamaian di Gaza, Palestina. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan bahwa jumlah personel yang disiapkan mencapai 8.000, dan akan dikirim ketika sudah ada kesepakatan damai dicapai.

"Kemungkinan kita akan (kirim) kurang lebih di angka 8.000. Kalau sewaktu-waktu Sudah dicapai kesepakatan dan kita harus mengirim pasukan perdamaian sebagai sebuah komitmen, itu akan kita lakukan,” ujar Prasetyo usai menghadiri Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Diskon Tarif Transportasi HBKN Idul Fitri 2026 di Stasiun Gambir, Selasa, 10 Februari 2026.  


Ketika ditanya apakah sudah ditentukan lokasi penempatan pasukan, Mensesneg menjawab  bahwa hingga kini Indonesia masih menunggu kesepakatan dari pihak-pihak yang terlibat perundingan. 

“Belum. Kita baru mempersiapkan diri,” jelasnya.

Ia menegaskan keterlibatan Indonesia bukan sekadar misi keamanan, tetapi juga bagian dari komitmen moral dan politik luar negeri Indonesia terhadap perjuangan Palestina. 

“Ini kan bagian dari komitmen bangsa kita. Tentu yang pertama kita menghendaki pengakuan kemerdekaan kepada bangsa Palestina,” tegas Prasetyo.

Sehari sebelumnya, Senin, 9 Februari 2026, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyatakan TNI telah memulai penyiapan personel yang berpotensi diberangkatkan dalam misi perdamaian. 

Jadi kan kami menunggu dari hasil koordinasi yang mengkoordinir di Gaza. Nanti ke Mabes TNI. Mabes TNI nanti ke Mabes AD memerlukan pasukan personel yang berkarakter apa. Ini kami siapkan. Ya, begitu,” ujar Maruli. 

Penyiapan difokuskan pada kemampuan zeni, tenaga kesehatan, serta dukungan kemanusiaan dan rekonstruksi, sambil menunggu keputusan resmi terkait jumlah pasukan, waktu penugasan, dan kebutuhan personel dari Mabes TNI serta otoritas internasional yang mengoordinasikan misi di Gaza.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya