Berita

Joko Widodo alias Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka (Foto: Setneg)

Politik

Jokowi Beri Kode ke Prabowo, Anaknya Tetap Cawapres di 2029

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 09:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap politik mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai masih menunjukkan keinginan untuk terus berada dalam satu barisan koalisi dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai sinyal politik yang ditunjukkan Jokowi mengarah pada upaya mempertahankan konfigurasi kekuasaan. Jokowi disebut memberi kode bahwa Gibran Rakabuming Raka tidak diproyeksikan maju sebagai calon presiden, melainkan tetap diarahkan sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029.

“Ini menegaskan bahwa Jokowi ingin terus berkoalisi dengan Prabowo, sekaligus memberi kode bahwa Gibran tidak maju sebagai capres, tetapi diproyeksikan tetap sebagai cawapres Prabowo,” kata Adi kepada RMOL, Selasa, 10 Februari 2026.


Di sisi lain, Adi mencermati sikap partai-partai politik lain yang hingga kini memilih irit bicara soal sosok calon wakil presiden 2029. Meski demikian, partai-partai tersebut dinilai telah sepakat mendukung Prabowo untuk maju dua periode.

“Cawapresnya nanti dulu. Tapi jangan salah, partai-partai itu pasti punya jagoan sendiri,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) itu.

Adi menyebut sejumlah partai, seperti Partai Demokrat, PAN, hingga PKB, memiliki kepentingan sekaligus kader potensial untuk mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029. Menurutnya, ketiga partai tersebut jelas tidak bisa dianggap tidak berminat mengisi posisi cawapres.

“Demokrat, PAN, bahkan PKB, jangan dikira tiga partai ini tidak berminat mendampingi Prabowo di 2029,” tuturnya.

Meski demikian, Adi menegaskan bahwa keputusan akhir terkait siapa yang akan menjadi pendamping Prabowo sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

“Pada akhirnya, siapa pendampingnya sangat bergantung pada keputusan Prabowo,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Presiden Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto sempat bertemu dan berbincang saat menjadi saksi pernikahan sekretaris pribadi Prabowo. Mantan Wali Kota Solo itu mengaku sempat melakukan pembicaraan khusus dengan Presiden Prabowo.

“Pembicaraan khusus ya pasti ada. Namanya juga pembicaraan khusus, masa disampaikan. Itu khusus untuk kami berdua, saya dan Pak Prabowo,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Jawa Tengah, Jumat, 30 Januari 2026.

Jokowi juga pernah mengungkapkan dukungannya terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode.

“Sejak awal saya sudah sampaikan kepada seluruh relawan untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode,” ungkap Jokowi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya