Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Jokowi Dikritik Terkait Wacana Dua Periode Prabowo-Gibran

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 09:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), disarankan untuk menahan diri dan tidak mengumbar ambisi politik melalui wacana dua periode pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai Jokowi semestinya menaruh rasa hormat kepada partai-partai politik lain yang saat ini memilih fokus mengawal jalannya pemerintahan dan program kerja Presiden Prabowo, alih-alih menggulirkan isu periode kedua terlalu dini.

“Jokowi seharusnya malu dengan ambisinya tersebut. Sebab, pemerintahan Prabowo belum berjalan dua tahun sudah mengumbar aurat ingin tetap berkuasa melalui anaknya,” tegas Jamiluddin kepada RMOL, Selasa 10 Februari 2026. 


Ia menegaskan, Jokowi seharusnya tidak “memaksa” Prabowo untuk kembali memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping pada kontestasi politik berikutnya. 

Menurutnya, Prabowo perlu diberikan ruang sepenuhnya untuk menentukan calon wakil presiden berdasarkan kapasitas dan prestasi.

“Biarkan Prabowo memilih cawapresnya yang memang berprestasi. Dengan begitu, Jokowi sudah menanggalkan kepentingan pribadi dan keluarganya untuk memilih pemimpin di negeri tercinta,” pungkas Jamiluddin.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya