Berita

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis Jack Lang (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Dunia

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 11:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis, Jack Lang, menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Institut Dunia Arab (Institut du Monde Arabe/IMA) di Paris. 

Langkah ini diambil Lang setelah namanya dan putrinya, Caroline, muncul dalam dokumen terbaru yang berkaitan dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Lang, yang telah memimpin IMA sejak 2013, menyampaikan tawaran pengunduran dirinya melalui surat kepada Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot. Ia menegaskan siap mundur secara resmi dalam rapat dewan berikutnya.


“Saya menawarkan untuk mengajukan pengunduran diri saya,” tulis Lang dalam surat tersebut, dikutip dari France24, Senin 9 Februari 2026.

Sehari sebelumnya, jaksa kejahatan keuangan Prancis mengumumkan telah membuka penyelidikan awal terhadap Lang dan Caroline atas dugaan pencucian uang hasil penipuan pajak yang diperberat, setelah nama mereka muncul dalam berkas Epstein. 

Menanggapi hal ini, Barrot mengatakan pemerintah telah mencatat tawaran Lang dan akan memulai proses penunjukan presiden sementara untuk IMA.

Meski demikian, Lang membantah keras semua tuduhan. Ia menyebut klaim terhadap dirinya tidak berdasar dan justru menyambut baik penyelidikan tersebut. Menurutnya, proses hukum ini akan membersihkan namanya.

“Ini akan memberikan banyak kejelasan pada tuduhan yang mempertanyakan integritas dan kehormatan saya,” ujar Lang.

Pria berusia 86 tahun itu juga mengatakan dirinya terkejut namanya tercantum dalam dokumen perusahaan lepas pantai pada 2016. Ia menegaskan tidak melakukan kesalahan apa pun dan hanya pernah meminta bantuan Epstein dalam kapasitasnya sebagai filantropis.

Sementara itu, putrinya, Caroline Lang, telah lebih dulu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala Serikat Produser Independen Prancis (SPI). Pihak berwenang menegaskan bahwa sekadar disebut dalam dokumen belum tentu berarti bersalah, dan penyelidikan masih berlangsung.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya