Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
"Sikap Bahlil ini juga mencerminkan kalkulasi politik bahwa ia menghindari stigma pengkhianat, jika malah mengikuti arus Jokowi yang membicarakan Gibran atau Prabowo-Gibran dua periode," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.
Efriza memperkirakan, pernyataan menggantung Bahlil yang terus berulang adalah rangka untuk memeberikan citra positif pada dirinya dan Golkar, bahwa seolah-olah mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir masa pemerintahan.
Populer
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33
Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
UPDATE
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02
Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30