Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
"Sikap Bahlil ini juga mencerminkan kalkulasi politik bahwa ia menghindari stigma pengkhianat, jika malah mengikuti arus Jokowi yang membicarakan Gibran atau Prabowo-Gibran dua periode," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.
Efriza memperkirakan, pernyataan menggantung Bahlil yang terus berulang adalah rangka untuk memeberikan citra positif pada dirinya dan Golkar, bahwa seolah-olah mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir masa pemerintahan.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33
Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57
Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42