Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada acara Forum Bisnis Daerah 2026 yang diselenggarakan DPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DI Yogyakarta, di Yogyakarta. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Menkop Gandeng Hipmi Yogyakarta Perkuat Unit Usaha Kopdes

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 07:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh unit usaha Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dirancang untuk memenuhi kebutuhan utama warga desa. Mulai dari gerai sembako, obat murah dan layanan klinik, hingga unit simpan pinjam. 

Selain itu, Kopdes Merah Putih juga mengelola pergudangan dan distribusi logistik, dan dapat membuka usaha lain sesuai potensi lokal seperti pertanian, perikanan, peternakan, atau pariwisata. 

Demikian disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada acara Forum Bisnis Daerah 2026 yang diselenggarakan DPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DI Yogyakarta, di Yogyakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.


"Intinya, koperasi desa menjadi pusat layanan ekonomi yang lengkap dan dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak Hipmi Yogyakarta bersinergi untuk memperkuat keberadaan Kopdes Merah Putih," kata Ferry. 

Menkop memastikan produk-produk dari Hipmi Yogyakarta akan diprioritaskan untuk mengisi rak-rak dari Kopdes Merah Putih. 

Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator untuk memberi dukungan kepada koperasi sebagai inti ekosistem serta berkolaborasi dengan para mitra strategis guna mengembangkan koperasi moderen.

Lebih dari itu, Menkop menyorot terobosan Kopdes Merah Putih yang juga dirancang untuk memotong rantai pasok yang panjang dan mahal, sehingga nilai tambah tidak lagi berhenti pada para perantara, tetapi kembali kepada produsen dan masyarakat desa. 

"Dengan menghadirkan Koperasi Hub dan Kopdes Merah Putih sebagai simpul penghubung, distribusi menjadi lebih efisien, harga lebih terjangkau, dan kesejahteraan pelaku usaha rakyat meningkat," jelasnya.

Menkop menambahkan, langkah yang diambil untuk mengetahui potensi lokal tersebut, dimulai dari pemetaan potensi ekonomi, optimalisasi dengan mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi produktif, hingga pemanfaatan bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kopdes Merah Putih berperan sebagai hub ekonomi lokal yang menyerap hasil produksi anggota, mengelola distribusi, dan menjalankan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah," ujarnya. 

Melalui Hub Kopdes Merah Putih Kabupaten/Kota, produk dipasarkan ke BUMN, swasta, koperasi lain, dan industri dengan dukungan pembiayaan lembaga keuangan. 

"Skema ini memberikan kepastian pasar bagi anggota sekaligus memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan," tutup Ferry. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya