Berita

Ilustrasi

Politik

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 19:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembangunan hunian sementara modular (huntara) bagi warga terdampak bencana di Bener Meriah, Aceh, akan siap dihuni menjelang Ramadan. 

Kepastian itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau langsung proyek huntara yang menjadi bagian penanganan darurat pascabencana.

Dody menyebut progres pembangunan masih sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.


"Progresnya masih sesuai schedule, insya Allah minggu pertama Ramadan ini bisa selesai total untuk 202 kepala keluarga," kata Dody dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.

Huntara modular tersebut dibangun di atas lahan seluas tiga hektare dengan konstruksi baja prefabrikasi, terdiri atas 19 blok hunian dengan total luas 4.855 meter persegi.

Menurut Dody, hunian sementara itu disiapkan untuk menampung 228 kepala keluarga dengan dukungan fasilitas sanitasi dan utilitas dasar.

Dody juga menegaskan kesiapan relokasi warga terdampak.

"Calon penghuninya sudah siap, harapannya di awal-awal Ramadan masyarakat yang terdampak sudah bisa langsung menghuni." katanya.

Fasilitas yang tersedia meliputi 114 unit shower dan kloset, empat unit fasilitas difabel, pasokan air bersih, serta listrik dari PLN.

Selain hunian, kawasan huntara dirancang terintegrasi dengan ruang publik, mushola, area parkir, dan utilitas pendukung lainnya.

Kementerian PU menyatakan percepatan pembangunan ini menjadi pijakan awal menuju penyediaan hunian tetap yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di Aceh.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya