Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam acara Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu 7 Febuari 2026. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 17:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa upaya pemberantasan korupsi di Indonesia tidak mudah. 

Dalam acara Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prabowo menceritakan upayanya dalam memberantas korupsi yang kerap diiringi dengan berbagai pengacauan dan adu domba.

“Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia. Ini tidak ringan. Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan hukuman, kita mau menegakkan keadilan, tiap kali kelompok koruptor, kelompok perampok-perampok ini, kelompok garong-garong ini menyerang balik,” kata Prabowo di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.


Menurut Prabowo, setiap langkah untuk membersihkan praktik korupsi selalu menghadapi perlawanan dan kerusuhan dari pihak-pihak yang tidak menginginkan hadirnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu ingin adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap tegak menjalankan amanah. Ia mengaku telah bersumpah untuk menegakkan hukum dan konstitusi tanpa kompromi.

“Tetapi, saya telah disumpah di hadapan rakyat, saya disumpah untuk menegakkan hukum, untuk menegakkan undang-undang dasar kita. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya