Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia beserta jajaran di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Jumat, 6 Februari 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bahlil Ultimatum Kader Golkar: Jangan Anggap Jabatan seperti Warisan!

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 04:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan ultimatum kepada para kadernya yang duduk baik di legislative maupun eksekutif untuk siap diganti Ketika performanya tidak baik. 

Ia menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Anggota DPR di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Jumat, 6 Februari 2026.

"Jadi nggak boleh ada yang merasa bahwa ah ini anak Jakarta, ini anak daerah. Udahlah, bahwa kita lahir di daerah dan Jakarta itu fakta. Tapi tidak untuk berada dalam positioning di Partai Golkar bahwa ada kelas A, kelas B. No nggak ada itu," ujar Bahlil.


Selain itu, ia juga mengklaim Golkar tidak menjadikan latar belakang sebagai satu indikator dalam menugaskan atau menempatkan kader, tetapi pada kualitas.

"Ya karena jujur, sekarang itu adalah kita memprioritaskan orang yang memenuhi PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tanggung Jawab). Yang bisa bekerja. Nggak bisa lagi kita berpikir karena dia anak ini, dia anak teman saya, dia sahabat saya, udahlah," urainya.

"Golkar ini semua striker. Ini striker semua. Ini seperti main futsal semalam gitu loh. Futsal itu tidak mesti habis pertandingan baru ganti pemain. Tiga menit, capek, keluar, baru masuk. Tujuannya kan goal-nya," sambung Bahlil.

Oleh karena itu, Menteri ESDM ini mengingatkan para kader yang kini duduk sebagai anggota legislatif untuk tidak berpikir kekuasaan akan selalu di tangan. 

"Jadi jangan juga dianggap jabatan ini seperti warisan. Nggak boleh," tandas Bahlil.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya