Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Masih Fokus Bantu Rakyat, PDIP Ogah Bicara Capres-Cawapres

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 02:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDIP menegaskan belum membahas figur calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres mendatang. 

Saat ini, partai berlambang banteng memilih fokus membantu rakyat dan melakukan konsolidasi internal.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa seluruh kader partai diinstruksikan untuk turun langsung ke masyarakat.


“Bagi PDI Perjuangan skala prioritas saat ini bagi kami adalah melakukan konsolidasi dan menginstruksikan seluruh kader partai, anggota partai untuk turun ke bawah membantu rakyat,” kata Hasto kepada wartawan di GBK, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.

Menurut Hasto, Indonesia belum lama ini menghadapi bencana alam besar yang menggugah kesadaran kemanusiaan sekaligus menjadi refleksi arah pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekologi dan lingkungan hidup.

“Arah pembangunan yang tidak boleh melupakan pentingnya ekologi, pentingnya menjaga lingkungan, kemudian hutan-hutan kita agar tidak dikonversi dan juga seluruh aspek yang mempertimbangkan keseimbangan alam raya kita,” ujarnya.

Selain itu, kata Hasto, PDIP juga menaruh perhatian pada optimalisasi fungsi dasar negara, mulai dari pendidikan, kesehatan, peningkatan harapan hidup, hingga penyediaan lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat.

“Itu yang menjadi skala prioritas PDI Perjuangan,” pungkas Hasto.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) memberi sinyal untuk kembali mendukung Presiden Prabowo Subianto, di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. 

Namun, PAN juga membuka peluang menduetkan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas di Pilpres 2029.

Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah bulat bakal mendukung Presiden Prabowo Subianto dua periode. Namun, PKB belum menentukan cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pemilu 2029 nanti.

“Sementara ini yang jadi diskusi kita mendukung Pak Presiden dulu. Kita belum, belum ngomongin soal cawapres,” tegas Ketua DPP PKB Saiful Huda kepada wartawan, beberapa saat lalu, Jumat, 6 Februari 2026.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya