Berita

Syukuran HUT Gerindra ke-18 di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

"Prabowo Dua Periode" Menggema di HUT ke-18 Gerindra

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 15:59 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Seruan dukungan agar Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode menggema dalam syukuran Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Januari 2026. 

Seruan itu dipantik langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani dan disambut kompak oleh kader serta simpatisan yang hadir.

Dalam acara tersebut, Muzani memandu audiens meneriakkan dukungan politik secara terbuka. 


"Kalau saya bilang Gerindra, jawab 'menang'. Kalo saya bilang Prabowo, jawab 'presiden'. Kalo saya bilang presiden, jawab 'dua periode'," ucap Muzani diikuti peserta acara.

Selain menguatkan sinyal politik dua periode, Muzani juga menyoroti arah kebijakan Presiden Prabowo yang dinilai berpihak pada rakyat kecil, khususnya pelaku ekonomi.

Ia menegaskan bahwa sejak awal berdiri, Gerindra membawa cita-cita memperjuangkan kesejahteraan rakyat. 

"Cita-cita partai ini sejak berdiri, tidak pernah henti kalau kita selalu berdoa dan meneriakkan, Gerindra, menang!" ujarnya dalam pidato yang sama.

Muzani kemudian mengaitkan kemenangan politik Gerindra dengan langkah awal pemerintahan Presiden Prabowo sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Ia menyebut penghapusan utang sebagai kebijakan yang meringankan beban petani, nelayan, dan pelaku UMKM. 

"Langkah pertama sejak Prabowo dilantik dalam ingatan kami, beliau ingin menghapus utang para petani, menghapus utang para nelayan, menghapus utang UMKM, dan pada nilai tertentu utang itu sudah dihapus," kata Muzani.

Menurutnya, kebijakan tersebut memungkinkan pelaku ekonomi kembali bergerak tanpa terbebani catatan utang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya