Berita

PM Australia Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026 (Foto: Tim Media Presiden Prabowo)

Dunia

Prabowo Undang PM Albanese Hadiri Ocean Impact Summit 2026 di Bali

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk menghadiri Ocean Impact Summit (OIS) 2026 yang akan digelar di Bali pada Juni mendatang. 

Undangan tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan bersama Albanese setelah menandatangani traktak keamanan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Prabowo menilai keterlibatan Australia dalam Ocean Impact Summit akan memberikan kontribusi penting dalam mendorong keberhasilan forum tersebut.


“Saya mengundang PM Albanese untuk menghadiri Ocean Impact Summit di Bali pada bulan juni tahun ini, saya yakin keyakinan PM akan membantu memastikan KTT tersebut menghasilkan capaian yang nyata dalam juga mendorong kerja sama kita di bidang kelautan,” ujar Prabowo.

Ia berpandangan bahwa laut merupakan kepentingan bersama yang harus dijaga oleh semua negara, terutama Indonesia dan Australia.

"Kita harus memahami bahwa laut adalah kepentingan bersama bagi semua negara apalagi kedua negara kita," kata Presiden.

Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit 2026 yang akan berlangsung pada 8-9 Juni 2026 di Bali. 

Forum internasional ini dirancang sebagai wadah kolaborasi global yang mempertemukan gagasan ekonomi biru dengan arah kebijakan, dukungan pendanaan, serta implementasi langkah konkret dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya