Berita

Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono didampingi Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman. (Foto: Humas Kemenko)

Politik

Kawasan Transmigrasi Didorong Masuk Pasar Ekspor

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kawasan transmigrasi memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan tidak boleh dipandang sebelah mata. 

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam Rapat Koordinasi Strategis Program Transformasi Transmigrasi Tahun 2026.

Menurut sosok yang akrab disapa AHY itu, wilayah transmigrasi menyimpan beragam sektor unggulan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. 


"Ada sektor pertambangan, pertanian, peternakan, ada juga perkebunan,” ujar AHY di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026.

Bahkan AHY mengaku kerap menerima kiriman hasil pertanian dari kawasan transmigrasi, khususnya buah-buahan. AHY menyebut kualitas buah-buahan tersebut sangat baik dan membuatnya merasa bangga.

 “Saya sering mendapatkan kiriman duren, duku, mangga, dengan catatan produk transmigran,” katanya.

Dari pengalaman itu, AHY menilai kawasan transmigrasi tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpeluang besar menembus pasar global. 

“Jadi saya punya harapan besar. Kalau kemudian justru menjadi komoditas ekspor, why not? Kenapa bukan dari kawasan transmigrasi,” tegasnya.

AHY yang juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat itu menekankan bahwa transmigrasi sejak awal tidak dirancang hanya untuk menghidupi para transmigran.

 “Transmigrasi didesain bukan hanya untuk menghidupi dirinya sendiri. Itu memang satu hal penting dan harus terjadi, tapi setelah itu ada dampak atau nilai tambah lainnya pada sektor ekonomi,” jelas AHY.

AHY kemudian berbagi pengalamannya saat diajak menteri transmigrasi mengunjungi Melolo, sebuah kecamatan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam baginya.

“Ketika itu saya pertama kali datang ke Melolo, memang langsung disambut dengan tantangan geografis dan kehidupan di sana,” tuturnya.

Namun, sepanjang perjalanan, AHY justru menemukan fakta menarik. Ia melihat adanya industri gula dengan kualitas tebu yang sangat baik. 

“Saya bertanya, kok di tanah yang kering dan tandus ini justru ada kebun tebu yang terhampar luas dan memproduksi gula,” ujarnya.

Gula tersebut, lanjut AHY, tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan, ke depan diharapkan dapat menembus pasar ekspor. 

Dari penjelasan yang ia terima, AHY menyadari bahwa kawasan tersebut awalnya dianggap tidak memiliki harapan. Namun seiring waktu, kawasan transmigrasi mampu berkembang dan berevolusi.

Karena itu, AHY menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor, khususnya dengan dunia industri, untuk mendorong transformasi kawasan transmigrasi agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

“Itulah mengapa perlunya kita kerja sama dengan sektor industri,” pungkasnya.



Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya