Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: FB Prabowo)

Politik

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

RABU, 11 MARET 2026 | 06:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat-Israel, berpotensi diikuti dengan kenaikan harga BBM, biaya transportasi, serta harga kebutuhan pokok. 

Demikian dikatakan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menanggapi ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat-Israel, dikutip Rabu 11 Maret 2026.

"Dalam jangka panjang, hal ini bisa menekan daya beli masyarakat," kata Amir.


Dalam perspektif intelijen strategis, krisis energi seringkali tidak berdiri sendiri. Lonjakan harga energi dapat memicu inflasi tinggi, memperlemah stabilitas ekonomi, serta menimbulkan ketidakpuasan sosial.

Amir menilai kondisi tersebut dapat menjadi pemicu munculnya mobilisasi massa di ruang publik.

Ia mencatat bahwa dalam beberapa hari terakhir, percakapan di media social --terutama di platform X -- mulai menunjukkan peningkatan kritik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurutnya, fenomena tersebut tidak bisa dipandang sebagai sekadar dinamika opini digital biasa.

“Dalam analisa intelijen sosial, media sosial sering menjadi indikator awal meningkatnya ketegangan publik. Narasi kritik yang masif bisa menjadi fase pemanasan sebelum muncul mobilisasi demonstrasi di lapangan,” kata Amir.

Ia bahkan tidak menutup kemungkinan munculnya aksi demonstrasi besar setelah momentum Idulfitri, ketika aktivitas sosial masyarakat kembali normal.

“Setelah Lebaran biasanya aktivitas politik dan sosial kembali meningkat. Jika kondisi ekonomi ikut tertekan karena krisis energi, maka potensi demonstrasi bisa meningkat,” kata Amir.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya