Berita

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Publika

Noel Pede Didampingi Munarman

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 08:17 WIB

ENAK juga menonton sidang mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel yang didampingi pengacaranya, Munarman. 

Siapa yang tak kenal Munarman? Mantan Jubir FPI, mantan Sekjen FPI, pernah jadi Ketua YLBHI, dan pernah divonis tiga tahun penjara dengan pasal-pasal terorisme.

Nah, pada saat Munarman duduk sebagai terdakwa itulah, Noel tampil menjadi saksi yang meringankan bagi Munarman. 


Bukan diminta Munarman, tapi Noel yang datang sendiri menawarkan diri sebagai saksi yang meringankan. Ternyata, keduanya bersahabat.

Persahabatan keduanya menarik. Noel Kristen dan Munarman Islam. Bahkan sering dikategorikan sebagai Islam garis keras. 

Di situlah pembelaan Noel terhadap Munarman menjadi relevan saat menjadi terdakwa. Noel menepis tuduhan teroris bagi seorang Munarman.

Saya tidak tahu pasti, apakah Noel kini seorang mualaf. Sebab, saat diperiksa KPK beberapa hari sebelumnya, Noel mengenakan peci dan memakai sorban yang dikalungkan di lehernya. 

Tapi, mungkin karena Noel akan dibela oleh seorang Munarman yang legendaris itu.

Tak tanggung-tanggung, jaksa KPK terlihat gentar juga dengan kehadiran Munarman sebagai pembela Noel. 

Jaksa KPK keberatan pembelaan Munarman yang dianggap pernah divonis 3 tahun penjara. Sebaliknya, Noel terlihat gagah betul berada di samping Munarman.

Tapi, hakim tak bisa memenuhi keberatan Jaksa KPK, karena semua persyaratan sebagai kuasa hukum Noel dipenuhi Munarman. 

Munarman sah sebagai kuasa hukum, meski telah menjalani hukumannya. Profesinya sebagai pengacara tak pernah sedikit pun dipersoalkan.

Mungkin itulah takdir Tuhan. Tak ada yang tahu. 

Noel dulu kehilangan jabatannya sebagai komisaris hadir sebagai saksi meringankan Munarman.

Kini Munarman hadir sebagai pembela Noel, meski sudah menjalani hukuman, tapi kepengacaraannya tak pernah dicabut.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya