Berita

Rocky Gerung. (Foto: YouTube Rocky Gerung Official)

Politik

Rocky Gerung:

Investasi Buruk 10 Tahun Jokowi Harus Ditelan Prabowo

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 02:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat politik Rocky Gerung menyebut pemerintahan Prabowo Subianto saat ini hanya terkena dampak luar biasa dari kerusakan 10 tahun pemerintahan Joko Widodo.

“Ketika kita paham bahwa pada akhirnya seluruh investasi buruk selama 10 tahun Jokowi harus ditelan oleh Prabowo. Sekali Prabowo datang bicara, dia langsung sampai di hidung. Maka presiden akhirnya tenggelam, ditenggelamkan oleh past events,” ucap Rocky dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Rabu malam, 4 Februari 2026.

Lanjut dia, fenomena-fenomena yang terjadi belakangan seperti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sampai dengan kerusakan hutan yang menyebabkan bencana hanya akumulasi dari 10 tahun pemerintahan Jokowi.


“Apakah IHSG drop kemarin gara-gara kebijakan Prabowo? Ya sinyalnya di situ. Tapi ini akumulasi dari pemalsuan dokumen, dari goreng-goreng saham tuh selama 10 tahun. Apakah hutan yang di Sumatera tuh hancur gara-gara 1 tahun Prabowo? Ya, tetapi dia akumulasi dari 10 tahun dibiarkan oleh Presiden Jokowi,” bebernya.

Akademisi yang dikenal kritis ini mengingatkan pentingnya etos republikanisme yang kini mulai tersingkirkan. Terutama di 10 tahun pemerintahan Jokowi.

“Artinya selama 10 tahun tidak ada etos republikanisme. Yang ada adalah etos kerajaan. Jadi kita hidup di dalam bentuk republik, di taut republikanisme ethics. Kita sebut ini republik. Tapi kalau kita cari ke segala sudut, mana etos republikanismenya?” tandas Rocky.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya