Berita

Rapat Komisi VI DPR dengan Kementerian Perindustrian di Senayan, Jakarta, Rabu 4 Februari 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Krakatau Steel Bangkit Usai Disuntik Danantara

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 13:15 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PT Krakatau Steel Tbk (Persero) menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah melalui periode tekanan berat.

Pergeseran kondisi ini seiring dukungan pendanaan dan transformasi menyeluruh yang dilakukan PT Danantara Aset Management (Persero).

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, kondisi finansial Krakatau Steel saat ini tidak lagi berada di fase krisis. 


"Krakatau Steel hari ini sudah memasuki fase menuju sehat secara finansial," kata Dony dalam rapat bersama Komisi VI DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.

Menurut Dony, perbaikan yang dilakukan Danantara tidak bersifat parsial, melainkan mencakup intervensi keuangan, operasional, hingga tata kelola perusahaan. 

"Danantara sudah melakukan intervensi dan juga perbaikan terhadap Krakatau Steel," lanjut Dony.

Sebagai bagian dari upaya penyehatan, Krakatau Steel memperoleh dukungan pendanaan dari Danantara Aset Management selaku pemegang saham melalui skema pinjaman pemegang saham (shareholder loan) senilai Rp4,9 triliun. 

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat likuiditas perusahaan, dengan Rp4,18 triliun digunakan sebagai modal kerja dan Rp752,8 miliar untuk program pengunduran diri sukarela atau golden handshake serta penyehatan dana pensiun.

Manajemen Krakatau Steel menjelaskan dana modal kerja akan dimanfaatkan untuk pembelian bahan baku pabrik Hot Strip Mill, Cold Rolled Coil, serta mendukung kebutuhan bahan baku pabrik pipa. 

Sementara itu, program golden handshake dan penyehatan dana pensiun dilakukan melalui mekanisme lump sum window.

Krakatau Steel dan Danantara juga telah menandatangani perjanjian pemegang saham pada 19 Desember 2025. Pinjaman tersebut terdiri atas dua tenor, yakni pinjaman dana kerja Rp4,18 triliun dengan tenor minimal lima tahun dan pinjaman Rp752,8 miliar dengan tenor minimal enam tahun.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya