Berita

Menpora Erick Thohir. (Foto: ANTARA/Fauza/Tom)

Politik

Sibuk Urus Olahraga, Erick Thohir Abaikan Pembangunan Pemuda

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 05:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kinerja Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir terus menuai sorotan, terutama dalam pembinaan pemuda.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP Himmah) Abdul Razak Nasution menilai Erick gagal total menjalankan mandat kepemudaan dan justru mengabaikan agenda strategis pembangunan pemuda.

“Selama menjabat Menpora, tidak ada terobosan berarti untuk pemuda. Kementerian hanya sibuk urusan olahraga, sementara pemuda sebagai agen perubahan ditinggalkan tanpa arah,” kata Razak dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 3 Februari 2026.


Di sisi lain, Erick selaku Ketum PSSI juga fokus mengurus sepak bola dengan agenda menggenjot program naturalisasi.

Razak menilai langkah Erick yang menelantarkan pembangunan pemuda sama saja mengkhianati komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun bangsa.

“Mengabaikan pemuda sama saja mengkhianati visi Presiden Prabowo dan masa depan bangsa,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, PP Himmah mengumumkan rencana membentuk koalisi besar pemuda lintas organisasi untuk meminta Presiden Prabowo menerbitkan Perppu pemisahan Kementerian Pemuda dari Kementerian Olahraga.

“Presiden Prabowo sudah menunjukkan ketegasan. Sekarang saatnya kebijakan struktural diambil. Kementerian Pemuda diharapkan berdiri sendiri dan dibentuk tahun ini,” pungkas Razak.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya