Berita

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah. (Foto: BPKH)

Nusantara

BPKH Gelontorkan Rp 14 Miliar untuk Bencana Aceh dan Sumatra

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 12:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya dalam mendukung kemaslahatan umat melalui penyaluran bantuan tanggap bencana dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp14,58 miliar, bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU).

Laporan ini disampaikan langsung oleh BPKH dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa, 3 Februari 2026, yang juga dihadiri oleh Kementerian Sosial, BNPB, dan BAZNAS. Program ini difokuskan pada tiga provinsi terdampak utama, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Penyaluran dana terbagi ke dalam dua fase strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan:

Pertama, Fase Tanggap Darurat senilai Rp3,83 Miliar). BPKH telah mendistribusikan 10.040 paket bantuan berupa sembako, hygiene kit, dukungan dapur umum, serta perlengkapan keluarga bagi masyarakat terdampak.

Kedua, Fase Pemulihan Pascabencana senilai Rp10,75 Miliar. Fokus utama pada fase ini adalah sektor pendidikan dan infrastruktur ibadah. BPKH menyalurkan beasiswa sebesar Rp3,6 miliar kepada 1.200 mahasiswa di 55 perguruan tinggi guna mencegah risiko putus kuliah akibat bencana. Selain itu, dilakukan perbaikan sarana sanitasi, air bersih, serta renovasi sekolah dan masjid.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menegaskan seluruh pendanaan Program Kemaslahatan ini tidak menggunakan pokok dana haji milik jamaah, melainkan murni dari hasil pengembangan Dana Abadi Umat.

"Program Kemaslahatan adalah amanat undang-undang. Kami mengelola Dana Abadi Umat secara transparan dan akuntabel serta memastikan manfaat dana ini kembali kepada umat dalam bentuk nyata, bukan hanya saat darurat, tapi juga memastikan pemulihan sosial dan ekonomi mereka berjalan berkelanjutan," ujar Fadlul.

Di tahun 2026, BPKH telah menyiapkan keberlanjutan program yang lebih komprehensif. Rencana tersebut mencakup penyediaan mesin pengolahan air bersih, genset, dukungan sanitasi, hingga program pemberdayaan ekonomi komunitas untuk mengembalikan kemandirian warga terdampak.

Melalui langkah ini, BPKH berharap Dana Abadi Umat dapat terus menjadi instrumen stabilitas sosial yang memberikan dampak positif luas bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya