Berita

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Muhammadiyah Dukung RI di Board of Peace Usai Dengar Penjelasan Prabowo

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 20:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Muhammadiyah menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) setelah mendapat penjelasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

Sikap tersebut disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, usai menghadiri pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Mu’ti mengatakan, pertemuan berlangsung kondusif dan tidak diwarnai perbedaan pandangan yang berarti. Menurutnya, perbedaan sikap yang sempat muncul sebelumnya lebih disebabkan oleh belum utuhnya informasi yang diterima sebagian pihak terkait BoP.


Dikatakan bahwa penjelasan Presiden yang menyeluruh membuat seluruh organisasi kemasyarakatan Islam memiliki pemahaman yang sama mengenai posisi dan komitmen Indonesia dalam isu global, khususnya terkait Palestina dan peran BoP.

“Alhamdulillah semua ormas Islam sangat mendukung langkah politik Pemerintah Indonesia untuk terlibat dalam BoP,” ujarnya.
 
Terkait sikap resmi PP Muhammadiyah, Mu’ti menegaskan bahwa organisasinya berada pada posisi yang sama dengan ormas Islam lainnya. 

“Ya sama dengan ormas yang lain juga,” tegasnya.

Mu’ti menyampaikan bahwa Muhammadiyah memahami tujuan pemerintah dan akan mendukung penuh terhadap langkah-langkah yang diambil terkait BoP.

“Kami sangat memahami dan mendukung langkah-langkah pemerintah terkait dengan BoP ini,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya