Berita

Koordinator Presidium Nasional Fraksi Rakyat Yudi Syamhudi Suyuti. (Foto: Istimewa)

Politik

Presidium Nasional Fraksi Rakyat:

Gatot Nurmantyo Tak Paham Politik Masa Kini

Kritik Dasco soal Dampingi Presiden Umumkan Kabinet
SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 19:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Koordinator Presidium Nasional Fraksi Rakyat Yudi Syamhudi Suyuti menyampaikan pandangan kritis atas pernyataan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang dinilai mendiskreditkan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Yudi merespons pernyataan Gatot yang diunggah akun Instagram Refly Harun. Mantan Panglima TNI itu mempertanyakan kehadiran Dasco saat pengumuman Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto. Gatot menilai, Dasco saat itu hadir guna mengawasi Prabowo dalam mengumumkan para pembantunya. 

"Pak Gatot terlihat kurang luas pemahaman politik dan praktik kenegaraan yang berkembang saat ini," kata Yudi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 3 Februari 2026. 


Pada prinsipnya, lanjut Yudi, pernyataan Gatot Nurmantyo sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terhadap Dasco, yang juga merupakan Ketua Harian Partai Gerindra. 

Soal kehadiran Dasco mendampingi Presiden Prabowo saat pengumuman Kabinet Merah Putih, hal tersebut, menurut Yudi, adalah hal yang positif, meski belum pernah ada dalam proses kenegaraan presiden. 

"Hal ini menjadi model Pak Prabowo sebagai Presiden yang bisa saja sengaja melibatkan pimpinan DPR RI sebagai simbol yang mewakili rakyat," kata Yudi.

Hadirnya Dasco, lanjut Yudi, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo adalah kepala negara yang cerdas dan tidak gila kekuasaan. 

"Inti dari proses kenegaraan tersebut menunjukkan bahwa Presiden Prabowo adalah presiden rakyat," pungkas Yudi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya