Berita

Presiden Prabowo Subianto di Rakornas 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Prabowo Cerita Pengalaman Presiden Singapura Backpacker-an di Sumsel

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan pengalaman berkesan Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam saat melakukan perjalanan backpacker ke Sumatera Selatan sekitar 30 tahun silam.

Dalam perjalanan tersebut, Shanmugaratnam dan rekannya sempat tersesat dan bertemu seorang anak kecil yang kemudian mengajak mereka ke rumah orang tuanya.

“Presiden Singapura waktu masih muda keliling di Sumsel. Mereka kesasar ketemu anak kecil," kata Prabowo di acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.


Di rumah sederhana itu, Shanmugaratnam disambut oleh sebuah keluarga miskin dengan dua anak. Meski hidup dalam keterbatasan, keluarga tersebut justru mengutamakan tamu. 

“Bapak ibu dua anak, dua tamu. Satu apa itu? Satu sampan beras nasi dengan pisang itu dibagi ke tamu dulu,” lanjut Prabowo.

Prabowo mengatakan pengalaman berkunjung ke rumah tersebut begitu membekas di ingatan Shanmugaratnam yang saat ini telah menjabat sebagai Presiden Singapura. 

“Saya tidak bisa lupa, rakyatmu kami diajak duduk, mereka sangat miskin, kami lihat mereka makan nasi sama lauknya pisang,” ujarnya menirukan cerita Presiden Singapura.

Menurut Prabowo, kisah itu mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang selalu rela berbagi meski dalam kondisi sulit.

“Genetika kita ini baik, kita suka dengan tamu, semua suku kalau kedatangan tamu diterima dengan baik. Walaupun rakyat kita miskin, diterima dengan baik. Kalau bisa kasih nasi pakai garam itu dikasih,” ujar Prabowo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya