Berita

Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tampil penuh energi dan berpidato panjang dalam Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Kesehatan Jokowi Disorot: Enerjik di PSI, Absen saat Pemeriksaan Ijazah

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kehadiran mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang tampil penuh energi dan berpidato panjang dalam Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memantik perhatian publik.

Pasalnya, penampilan Jokowi di panggung PSI dinilai bertolak belakang dengan pernyataan yang kerap beredar sebelumnya, bahwa kondisi kesehatan menjadi alasan Jokowi tidak dapat menghadiri sejumlah agenda publik. 

Bahkan, alasan kesehatan itu pula yang selama ini disebut-sebut sebagai penyebab Jokowi belum memenuhi panggilan pemeriksaan terkait polemik dugaan ijazah palsu.


Pengamat politik Adi Prayitno menilai, pidato Jokowi di Rakernas PSI justru menunjukkan kondisi fisik yang prima dan jauh dari kesan sakit.

“Jokowi kelihatan sangat sehat. Suaranya lantang dan menggelegar menyemangati kader PSI untuk menang dan jadi partai besar,” kata Adi kepada RMOL, Senin, 2 Februari 2026.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu, Jokowi bahkan secara terbuka menyatakan kesiapan untuk turun langsung berkeliling Indonesia apabila dibutuhkan demi membesarkan PSI.

“Bahkan siap keliling seluruh Indonesia jika dibutuhkan. Itu fakta yang dilihat publik setelah pidato politik di Rakernas PSI,” ujarnya.

Namun demikian, Adi menegaskan bahwa kehadiran Jokowi di forum politik dan absennya dalam pemeriksaan kasus ijazah merupakan dua hal yang berbeda.

“Soal hadir di pemeriksaan ijazah hal lain, dan sepertinya Jokowi nunggu momen yang pas,” jelasnya.

Adi mengingatkan bahwa Jokowi sendiri telah menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dibuktikan pada waktu dan forum yang tepat, yakni melalui jalur pengadilan.

“Seperti yang ia sampaikan bahwa pada waktunya akan dibuktikan di pengadilan. Bisa dibilang Pak Jokowi sedang menunggu momen yang pas,” pungkas Adi.



Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya