Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun hampir 3 persen pada perdagangan Senin, Februari 2026.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent turun 1,90 Dolar AS per barel atau sekitar 2,8 persen menjadi 67,39 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) juga melemah 1,90 Dolar AS per barel atau 2,9 persen ke level 63,32 Dolar AS per barel.

Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Iran sedang melakukan pembicaraan serius dengan Washington.


Selama beberapa waktu terakhir, Trump berulang kali mengancam Iran dengan intervensi jika negara itu tidak menyepakati kesepakatan nuklir atau gagal menghentikan penindasan terhadap demonstran. Namun pada Sabtu, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Iran kini “sedang berbicara serius” dengan AS. Pernyataan itu disampaikan beberapa jam setelah pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, menulis di platform X bahwa persiapan negosiasi sedang dilakukan.

“Saya berharap mereka bisa menegosiasikan sesuatu yang dapat diterima. Kesepakatan bisa dibuat melalui negosiasi dan hasilnya memuaskan tanpa senjata nuklir," kata Trump.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, mengatakan bahwa meredanya ketegangan AS-Iran mendorong aksi ambil untung (profit taking) di pasar minyak. Menurutnya, pasar menilai perkembangan ini sebagai langkah positif menjauh dari konfrontasi, sehingga premi risiko geopolitik yang sebelumnya mendorong harga minyak naik mulai berkurang.

Pasar juga merespons keputusan OPEC+ yang pada pertemuan Minggu sepakat mempertahankan tingkat produksi minyak untuk Maret. Sebelumnya, pada November, OPEC+ telah membekukan rencana kenaikan produksi untuk periode Januari hingga Maret 2026 karena permintaan yang cenderung melemah secara musiman.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya