Berita

Drone Rusia serang bus pekerja sektor energi Ukraina pada Minggu, 1 Februari 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran France24)

Dunia

Rusia Serang Ukraina, 15 Pekerja Sektor Energi Tewas

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 15 orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka setelah sebuah pesawat tak berawak (drone) Rusia menyerang bus yang mengangkut pekerja sektor energi di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina tenggara, pada Minggu, 1 Februari 2026, waktu setempat.

Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal, mengecam serangan itu sebagai serangan terarah terhadap pekerja sektor energi. Sementara perusahaan energi DTEK dalam pernyataannya menyebut Rusia melakukan serangan teroris besar-besaran terhadap tambang milik perusahaan tersebut. Seluruh korban, baik yang tewas maupun luka-luka, dipastikan merupakan karyawan DTEK yang sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerja.

“Musuh hari ini melakukan serangan sinis dan terarah terhadap para pekerja sektor energi di wilayah Dnipropetrovsk,” tulis Shmyhal melalui aplikasi Telegram.


Polisi setempat menyatakan serangan itu terjadi di kota Terenivka. Rekaman yang dirilis Layanan Darurat Negara Ukraina memperlihatkan sebuah bus hangus terbakar, dengan jendela pecah dan keluar dari jalur jalan.

Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa putaran kedua pembicaraan trilateral antara Ukraina dan Rusia, yang dimediasi Amerika Serikat (AS), dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Pada hari yang sama, pejabat Ukraina juga melaporkan serangan Rusia terhadap sebuah rumah sakit bersalin dan bangunan tempat tinggal di kota Zaporizhzhia, Ukraina tenggara. Awalnya dilaporkan sembilan orang terluka, termasuk tiga perempuan di rumah sakit tersebut. Jumlah korban luka kemudian bertambah menjadi enam orang, menurut kepala administrasi regional, Ivan Fedorov.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya