Berita

Ilustrasi Sekolah Rakyat. (Foto: Kementerian PU)

Nusantara

Pemerintah Kucurkan Rp1,53 Triliun Bangun SR Tahap II di Aceh

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 06:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir bandang sekaligus penguatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan. 

Program ini diharapkan menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang aman, layak, dan terintegrasi.

Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan. 


Menurut Menteri PU Dody Hanggodo, infrastruktur pendidikan yang kuat menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi masa depan yang berdaya saing. 

Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh dilaksanakan melalui dua paket pekerjaan dengan total nilai kontrak sekitar Rp1,53 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025?"2026. 

Paket pertama dikerjakan oleh konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, sedangkan paket kedua dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Untuk Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1, pembangunan dilakukan di Aceh Besar, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Hingga 30 Januari 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 2,81 persen. Pekerjaan konstruksi dimulai pada 28 November 2025 dan ditargetkan rampung pada 25 Juli 2026.

Sementara itu, Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 dibangun di Nagan Raya, Subulussalam, dan Aceh Singkil. Progres fisik tercatat sebesar 1,70 persen, dengan masa pelaksanaan pekerjaan sejak 18 Desember 2025 hingga 14 Agustus 2026.

“Program Sekolah Rakyat Tahap II merupakan kelanjutan dari 164 Sekolah Rakyat Rintisan Tahap I yang telah diselesaikan pada 2025. Seluruh pembangunan dilakukan secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang telah disiapkan pemerintah daerah,” jelas Dody dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menambahkan, setiap Sekolah Rakyat dilengkapi dengan asrama siswa dan guru, ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, serta fasilitas pendukung lainnya, seperti klinik kesehatan, dapur sehat, lapangan olahraga, dan ruang kegiatan ekstrakurikuler. 

Seluruh bangunan dirancang dengan pendekatan mitigasi bencana guna menjamin keamanan dan keberlanjutan pemanfaatan jangka panjang.

Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi serta 102 kabupaten/kota. Program ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 112 ribu siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, dan mulai dimanfaatkan pada tahun ajaran 2026/2027.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya