Berita

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep saat menyematkan jaket PSI kepada kader baru. (Foto: Youtube PSI)

Politik

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 18:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tujuh kader baru resmi bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Sabtu 31 Januari 2026.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyematkan jaket PSI kepada para kader baru sebagai simbol resmi masuknya para tokoh tersebut ke dalam barisan PSI. 

Dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, tujuh kader tersebut berasal dari beragam latar belakang politik dan organisasi. 


Di antaranya Bupati Pesisir Selatan dua periode sekaligus mantan Ketua Partai NasDem Sumatera Barat, Hendra Joni. Kemudian mantan Wakil Bupati Soppeng yang juga eks kader NasDem, Lutfi Halide, serta mantan Anggota DPRD Sulsel periode 2019–2024 dari Fraksi NasDem, Resky Mulfiati Lutfi.

Selain itu, PSI juga merekrut Vera Firdaus yang pernah menjadi anggota DPRD Pinrang periode 2014-2019 dan DPRD Sulsel periode 2019-2024 dari Fraksi PKS. 

Ada pula Ikrar Kamaruddin, mantan anggota DPRD Sulsel periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Demokrat. Serta Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) periode 2022–2025, Muhammad Asrul, dan tokoh agama Prof Al Habib Syarif Husain.

Dalam penutupan Rakernas, Kaesang tampak terharu hingga tidak mampu membacakan naskah pidato yang telah disiapkan. Ia menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan PSI.

"Saya jujur harus membaca dari pidato ini, tapi saya ndak bisa, mohon maaf. Cuma satu hal yang akan saya janjikan kepada teman-teman semuanya bahwa PSI akan menjadi Partai besar di kemudian hari," kata Kaesang.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya