Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Jokowi Sebut PSI Kini "Partai Super TBK" dan Siap All-Out

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam Rakernas PSI yang digelar Sabtu 31 Januari 2026, Presiden ke-7 RI Joko Widodo memuji transformasi Partai Solidaritas Indonesia yang dinilainya semakin inklusif. 

Jokowi menjuluki PSI sebagai "partai super TBK" yang kini terbuka bagi siapa saja. 

"PSI saat ini semakin terbuka, inklusif banyak yang akan bergabung dan akan lebih banyak yang akan bergabung," ujarnya optimis, dikutip redaksi di Jakarta dari YouTibe Solidaritas Indonesia.


Tak sekadar memuji, Jokowi menegaskan komitmennya untuk membesarkan partai berlogo gajah tersebut. Ia berjanji akan berjuang bersama seluruh kader di lapangan. 

"Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI," tegasnya di depan para peserta Rakernas.

Langkah nyata pun telah disiapkan. Jokowi mengaku sudah berdiskusi dengan pengurus DPP untuk memperkuat jaringan partai hingga ke level terbawah, mulai dari kecamatan hingga lingkungan RT/RW.

Di sisi lain, Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa pengumuman sosok Ketua Dewan Pembina yang baru masih menunggu waktu yang tepat. Meski Kaesang Pangarep sempat berseloroh mencari keberadaan sang ketua yang absen saat pembukaan, Raja Juli menyebut identitas "Mr. J" baru akan dibuka setelah struktur partai solid hingga ke tingkat TPS.

"Ketika infrastruktur partai PSI sampai ke TPS-TPS tadi sudah terbentuk, nah nanti baru Mas Ketum, Mas Kaesang, akan mengumumkan siapa itu Mr J," jelas Raja Juli.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya