Berita

KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali (ketiga dari kiri) dan jajarannya bersama Dirut Pelni Tri Andayani (keempat dari kiri) di Wisma Elang Laut, Jakarta. (Foto: Dispenal)

Nusantara

Dirut Pelni Sowan ke KSAL Bahas Kolaborasi Keamanan Maritim

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 02:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani didampingi jajarannya melakukan audiensi dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Wisma Elang Laut, Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Dalam kunjungan itu, Tri Andayani didampingi Direktur SDM dan Umum, Heri Purnomo dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, Kokok Susanto.

Tri Andayani menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari kolaborasi antara BUMN dengan TNI untuk memperkuat tata kelola keamanan dan keselamatan pelayaran di lingkungan Pelni.


“Kami berterima kasih kepada KSAL beserta jajarannya atas kesempatannya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait dukungan TNI AL dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. Kami percaya kolaborasi ini akan semakin memperkuat konektivitas nasional,” kata Anda akrab disapa dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Kolaborasi antara Pelni dan TNI AL diwujudkan melalui berbagai lini operasional yang mendukung konektivitas nasional.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 377 personel TNI AL telah terlibat dalam 111 voyage pengamanan di atas kapal Pelni, yang mencakup pendampingan pada 14 armada kapal.

Setiap voyage didukung oleh 3-5 personel TNI AL, dan pada periode peak season jumlah personel dapat ditingkatkan hingga 6 orang per voyage.

Selain pengamanan di atas kapal, dukungan TNI AL juga hadir di darat melalui penempatan personel sebagai perwira penghubung.

Sebanyak 1 personel Perwira Tinggi (Pati) ditempatkan di Kantor Pusat Pelni, serta 4 personel Perwira Menengah (Pamen) di kantor cabang.

Saat ini, terdapat pula 380 personel TNI AL yang bertugas di 43 cabang Pelni serta 32 personel di 13 Terminal Point Pelni.

Anda menjelaskan, penugasan tersebut dilaksanakan dengan koordinasi yang baik antara TNI AL dan Pelni, dan akan terus dievaluasi secara berkala agar tetap efektif dan sesuai dengan tujuan bersama.

“Kami optimis sinergi ini akan mewujudkan Pelni yang semakin aman, profesional dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran strategis transportasi laut dalam mendukung pembangunan nasional,” ungkapnya.

Melalui sinergi yang erat dengan TNI AL dan stakeholder terkait, Pelni berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola keamanan, keselamatan pelayaran, serta ketahanan transportasi maritim nasional demi mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Nusantara.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya