Berita

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (kiri), dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan). (RMOL./Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Petugas Haji Harus Berdedikasi Bukan Sekadar Nebeng Ibadah

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Petugas haji haruslah sosok yang berdedikasi penuh dan siap bekerja di bawah komando demi melayani jamaah haji sepenuh hati.

Wakil Menteri Haji dan Umroh RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan bahwa niat menjadi petugas haji harus dilandasi semangat pengabdian, bukan kepentingan pribadi.

“Kami butuh petugas haji yang berdedikasi, disiplin, siap bekerja di bawah komando untuk menjaga sepenuh hati jamaah haji, menjadi keluarga yang bekerja saling bantu dan saling hormat di dalam satu tim, bukan orang yang nebeng naik haji,” ujar Dahnil lewat akun Instagram miliknya, Jumat, 30 Januari 2026.


Ia menyampaikan, seluruh petugas haji telah melalui proses pembinaan dan pelatihan intensif selama 20 hari di Diklat yang dikenal sebagai “barak”. 

Pelatihan tersebut dirancang untuk membangun kekompakan, disiplin, serta kesadaran akan tanggung jawab besar yang akan dipikul para petugas.

“Alhamdulillah bonding dan tim petugas haji telah dilatih maksimal selama 20 hari di ‘barak’. Mereka solid dan sadar akan memikul amanah berat nanti. Amanah dari Allah SWT, dari jamaah haji, dan dari negara,” tegasnya.

Namun demikian, Dahnil tidak menutup mata terhadap pelanggaran yang terjadi selama proses diklat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 13 orang calon petugas haji terpaksa dicopot karena dinilai tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Sampai dengan hari ini, laporan terakhir dari tim kerja Diklat ‘barak’ PPIH 2026 telah dicopot 13 orang calon petugas haji yang tidak disiplin, tidak taat aturan, berbohong, dan memiliki sakit kronis,” ungkapnya.

Dahnil menegaskan tidak ada ruang untuk perlakuan khusus dalam seleksi dan pembinaan petugas haji. Semua peserta diperlakukan setara tanpa pengecualian.

“Tidak boleh ada satu pun yang bisa minta diistimewakan. Semuanya sama dan diperlakukan sama,” katanya.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya