Berita

Pertemuan Menlu ASEAN di Filipina (Foto: AP)

Dunia

ASEAN Tolak Akui Hasil Pemilu Myanmar yang Dimenangkan Partai Pro-Junta

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 12:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

ASEAN menegaskan tidak mengakui hasil pemilihan umum terbaru di Myanmar yang diklaim dimenangkan oleh partai pendukung junta militer. 

Sikap tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro usai menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri ASEAN di Kota Cebu, di mana krisis Myanmar menjadi agenda utama.

Ketika ditanya apakah ASEAN mengakui pemilu Myanmar, Lazaro menjawab hingga saat ini ADEAN belum mengakuinya.


"Ya, sampai saat ini. (ASEAN) belum menyetujui tiga fase pemilihan yang telah diselenggarakan," ujarnya seperti dikutip dari Associated Press, Jumat, 30 Januari 2026. 

Penolakan ASEAN ini menjadi hambatan besar bagi upaya junta militer Myanmar untuk memperoleh pengakuan internasional. 

Sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada 2021, ASEAN menolak mengakui pemerintahan yang dipimpin militer tersebut. Kudeta itu juga memicu perang saudara berkepanjangan di negara tersebut.

Sebelumnya, Partai Union Solidarity and Development Party (USDP) yang didukung militer mengklaim kemenangan dalam pemilu.

Namun, hasil tersebut dinilai telah dapat diprediksi karena partai-partai oposisi utama dikecualikan dan ruang perbedaan pendapat dibatasi secara ketat. 

Selain itu, seperempat kursi parlemen secara otomatis dialokasikan untuk militer.

Para pengkritik menyebut pemilu itu tidak bebas dan tidak adil, serta hanya menjadi upaya untuk melegitimasi kekuasaan militer. 

Filipina saat ini memegang keketuaan bergilir ASEAN, menggantikan Myanmar yang seharusnya mendapat giliran namun ditangguhkan setelah kudeta.

Selain membahas krisis Myanmar, para menteri ASEAN juga sepakat meningkatkan dialog dengan China terkait sengketa di Laut China Selatan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya