Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Dikutip dari Reuters, kontrak berjangka minyak Brent turun tipis 21 sen menjadi 70,50 Dolar AS per barel setelah sehari sebelumnya melonjak 3,4 persen dan ditutup di level tertinggi sejak 31 Juli. Sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) turun 39 sen menjadi 65,03 Dolar AS per barel, setelah sebelumnya juga naik 3,4 persen dan mencatat penutupan tertinggi sejak 26 September.
Secara bulanan, harga minyak berpeluang mencatat kenaikan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Brent diperkirakan naik lebih dari 16 persen sepanjang Januari, yang menjadi lonjakan bulanan terbesar sejak Januari 2022. WTI juga diproyeksikan menguat lebih dari 14 persen, kenaikan bulanan tertajam sejak Juli 2023.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15
UPDATE
Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12
Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53
Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47
Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16
Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08
Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20
Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01
Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01