Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Wall Street Tertekan Kinerja Saham Teknologi

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks utama Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi dengan kecenderungan melemah, tertekan melemahnya saham teknologi.

Dikutip dari Reuters, Jumat 30 Januari 2026, pada penutupan Kamis, indeks S&P 500 turun 10,41 poin atau 0,15 persen ke level 6.967,62, sementara Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi merosot 179,39 poin atau 0,75 persen ke 23.678,05. Berbeda arah, Dow Jones Industrial Average justru naik tipis 21,05 poin atau 0,04 persen ke 49.036,65.

Tekanan pasar dipicu laporan kinerja sejumlah emiten teknologi besar, terutama Microsoft. Saham perusahaan tersebut melemah setelah pendapatan bisnis cloud tidak memenuhi ekspektasi pasar, sehingga memicu kekhawatiran baru terkait efektivitas investasi AI.


Investor juga menyoroti belanja besar Microsoft untuk pengembangan AI, termasuk kemitraannya dengan OpenAI, yang dinilai belum menghasilkan imbal balik dalam waktu dekat. Pelemahan Microsoft ikut menyeret kinerja indeks S&P 500.

Tekanan meluas ke saham perangkat lunak lain seperti SAP, ServiceNow, Salesforce, Oracle, Adobe, hingga Datadog. SAP tertekan oleh proyeksi bisnis cloud yang berhati-hati, sementara laporan keuangan ServiceNow memperburuk sentimen di sektor teknologi.
 
Di kelompok saham berkapitalisasi besar, Tesla ikut melemah setelah mengumumkan rencana menggandakan belanja modal ke level tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Sementara sektor layanan komunikasi menguat setelah saham Meta Platforms melonjak berkat proyeksi pendapatan yang optimistis, meski perusahaan juga menaikkan belanja modal tahun ini hingga 73 persen.

Di tengah tekanan sektor teknologi, saham IBM justru menguat setelah laba kuartal keempat melampaui ekspektasi analis. Sektor energi juga menguat seiring lonjakan harga minyak, dengan Brent menyentuh level tertinggi hampir enam bulan akibat kekhawatiran potensi serangan militer AS ke Iran.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya