Berita

Kondisi di salah satu titik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat. (Foto: BPBD Aceh Barat)

Nusantara

Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 50,2 Hektare Lahan

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 03:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda tujuh kecamatan di Aceh Barat sejak Kamis 15 Januari 2026. 

Hingga Rabu 28 Januari 2026 pukul 17.35 WIB, kebakaran tersebut tercatat telah menghanguskan lahan seluas 50,2 hektare dan proses penanganan masih berlangsung di beberapa titik.

"Total luas lahan yang terbakar mencapai 50,2 hektare ," kata staf Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita dalam keterangannya, Kamis 29 Januari 2026.


Haslinda menjelaskan, Karhutla terjadi di tujuh kecamatan di Aceh Barat, yakni Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Meureubo, Woyla Barat, Pante Ceureumen, Bubon, dan Kaway XVI. Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terpantau di Gampong Lapang, Suak Raya, dan Suak Nie.

Sementara itu, di Kecamatan Woyla kebakaran terjadi di Gampong Aron Baroh. Di Kecamatan Meureubo, api melahap lahan di Gampong Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, dan Ranto Panyang Timur. 

Lokasi lainnya meliputi Gampong Blang Luah LM dan Napai di Kecamatan Woyla Barat, Gampong Pulo Teungoh Manjeng di Kecamatan Pante Ceureumen, Gampong Peulante di Kecamatan Bubon, serta Gampong Meunasah Rambot di Kecamatan Kaway XVI.

"Tidak terdapat korban jiwa, korban terdampak, maupun pengungsi akibat kejadian tersebut," kata Haslinda dikutip dari RMOLAceh.

Berdasarkan kondisi terakhir, api telah berhasil dipadamkan di sejumlah lokasi, di antaranya Gampong Aron Baroh dengan tingkat pemadaman mencapai 100 persen, Gampong Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, serta sebagian wilayah Gampong Blang Luah dan Meunasah Rambot.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya