Berita

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Habiburokhman Pastikan Kapolri 100 Persen Loyal ke Presiden Prabowo

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 15:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dipastikan 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan hal itu untuk merespons isu yang belakangan dihembuskan sejumlah tokoh yang sempat berseberangan dengan Prabowo pada Pilpres 2024. Isu tersebut menyebut Kapolri tidak loyal kepada Presiden Prabowo.

“Saya bersaksi Pak Kapolri Listyo Sigit 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo,” tegas Habiburokhman kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. 


Politikus Gerindra ini menjelaskan, ada dua alasan yang kerap digunakan untuk membangun narasi tersebut. Pertama, pembentukan tim reformasi internal Polri yang dilakukan sebelum Presiden membentuk Tim Percepatan Reformasi Polri. 

Kedua, sikap Kapolri yang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian.

Menurut Habiburokhman, tudingan tersebut keliru dan tidak berdasar. Justru, pembentukan tim reformasi internal Polri merupakan bentuk respons cepat dan loyalitas Kapolri terhadap keinginan Presiden Prabowo untuk mempercepat reformasi Polri.

“Langkah tersebut merupakan inisiatif dalam konteks yang sangat baik dan positif,” ujarnya.

Sementara terkait penolakan Kapolri terhadap posisi Polri di bawah kementerian, Habiburokhman menilai sikap tersebut sejalan sepenuhnya dengan pandangan Presiden Prabowo.

“Hal tersebut sama persis dengan pernyataan Pak Prabowo yang dengan tegas dan jelas menginginkan posisi Polri yang ideal adalah di bawah Presiden langsung,” jelasnya.

Ia mengingatkan, Presiden Prabowo telah menyampaikan sikap tersebut secara tegas, jelas, dan detail pada 18 September 2023, yakni menempatkan Polri langsung di bawah Presiden.

“Jelas dan detail menginginkan posisi Polri di bawah Presiden langsung,” pungkas Habiburokhman.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya