Berita

Promosi pemutaran tertutup film dokumenter berjudul “Melania” di Gedung Putih (Tangkapan layar RMOL dari siaran Amazon MGM Studios)

Dunia

Sepi Peminat, Dokumenter Melania Trump hanya Terjual Satu Tiket di Inggris

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dokumenter resmi tentang Melania Trump yang baru saja dirilis Amazon menuai sorotan negatif di Inggris, dan hanya berhasil menjual satu tiket pada penayangan perdananya di salah satu bioskop utama London, meski biaya produksinya sangat besar.

Dikutip dari Indiatimes, Kamis 29 Januari 026, Amazon MGM Studios diketahui membeli hak dokumenter tersebut dengan nilai sekitar 40 juta Dolar AS (sekitar Rp667 miliar). 

Selain itu, Amazon juga menggelontorkan dana tambahan sekitar 35 juta Dolar AS untuk promosi global. Sebagian besar anggaran pemasaran ini digunakan di Amerika Serikat, termasuk iklan televisi, billboard besar, hingga promosi di venue hiburan futuristik The Sphere di Las Vegas.


Namun, hasilnya jauh dari harapan. Di bioskop Vue Islington, London, penayangan pertama pada pukul 15.10 waktu setempat hanya mencatat satu tiket terjual, sementara penayangan pukul 18.00 hanya dipesan oleh dua orang. Laporan ini pertama kali diungkap oleh surat kabar The Guardian.

Situasi serupa juga terjadi di kota-kota lain. Hingga waktu publikasi, semua kursi masih kosong untuk 28 jadwal penayangan di bioskop Vue yang berlokasi di Blackburn, Castleford, dan Hamilton. Kondisi sedikit lebih baik terlihat di Cineworld Wandsworth yang menjual empat tiket, serta Cineworld Broughton yang mencatat lima kursi terisi di barisan belakang.

Menanggapi kritik publik, seorang perwakilan Vue, Richards, mengatakan kepada The Telegraph bahwa pihaknya menerima banyak email protes terkait keputusan menayangkan film tersebut. Namun ia menegaskan bahwa selama film mendapat izin dari British Board of Film Classification (BBFC), pihak bioskop tetap akan menayangkannya. 

“Kami tidak berperan sebagai hakim untuk menyensor film,” ujarnya.

Dokumenter Melania mengangkat kisah 20 hari menjelang kembalinya Donald Trump ke tampuk kekuasaan pada Januari 2025. Film tersebut bahkan sempat diputar di Gedung Putih pada Sabtu lalu dan dijadwalkan menjalani pemutaran resmi di Kennedy Center, Washington. Gedung itu sebelumnya sempat diganti namanya menjadi Trump-Kennedy Center oleh Presiden Trump, langkah yang masih menuai sengketa hukum. Film ini direncanakan tayang di 27 negara.

Rendahnya penjualan tiket dan besarnya anggaran film ini menjadi bahan olok-olok di media sosial. Seorang pengguna X menulis bahwa situasi ini “sangat lucu” dan mempertanyakan siapa yang tertarik menonton film tersebut. 

Pengguna lain menyindir Amazon karena dinilai membuang puluhan juta dolar untuk memasarkan film ke bioskop-bioskop yang kosong.
Ada pula warganet yang menyebut film ini sebagai “bencana” bagi Amazon dan memalukan bagi Melania serta Donald Trump. 

Komentar bernada lebih tajam pun bermunculan, dengan sebagian warganet mengaku tertawa terbahak-bahak melihat kenyataan bahwa promosi mahal tersebut hanya menghasilkan satu tiket terjual di Inggris.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya