Berita

Petugas penyelenggara ibadah haji. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Petugas Haji Perempuan Capai Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 12:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peningkatan signifikan jumlah petugas haji perempuan terlihat pada penyelenggaraan haji tahun 2026, seiring komitmen pemerintah memperkuat layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan jemaah, khususnya perempuan, lansia, dan kelompok rentan.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, peningkatan ini bukan sekadar soal statistik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih ramah, empatik, dan sesuai kebutuhan jemaah, terutama perempuan dan lansia yang kini mendominasi keberangkatan haji Indonesia.

“Alhamdulillah, tahun ini komposisi petugas perempuan sudah mencapai 33 persen, tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan haji Indonesia,” ujarnya saat memberikan materi pada agenda Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip Kamis, 29 Januari 2026.


Data menunjukkan, 55,4 persen jemaah haji Indonesia adalah perempuan, dan sebagian besar dari mereka berusia lanjut. Kondisi ini, kata Arifatul, menuntut pendekatan pelayanan yang lebih sensitif dan penuh empati.

Pengalamannya saat menjadi Amirul Hajj 2025 menjadi pelajaran berharga. Saat itu, keterbatasan jumlah petugas perempuan membuat sejumlah kebutuhan jemaah perempuan tidak tertangani secara optimal.

“Banyak persoalan yang memang lebih tepat ditangani petugas perempuan, seperti fikih perempuan, pendampingan di kamar, sampai situasi darurat yang menyangkut privasi jemaah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi jemaah lansia yang membutuhkan perhatian ekstra. Pada musim haji sebelumnya, ditemukan kamar yang seluruh penghuninya lansia. Saat salah satu sakit atau kesulitan ke kamar mandi, tidak ada yang cukup kuat membantu.

“Kedepan, kami mengusulkan komposisi kamar yang lebih seimbang, ada jemaah yang lebih muda agar bisa saling membantu. Ini terlihat sederhana, tapi dampaknya besar bagi kenyamanan dan martabat jemaah lansia,” tuturnya.

Bagi Arifatul, konsep haji ramah perempuan dan lansia adalah cerminan bangsa yang beradab. Negara, menurutnya, harus hadir sepenuhnya dalam memastikan warganya dapat beribadah dengan aman dan bermartabat di tengah tantangan cuaca ekstrem dan lingkungan berbeda di Tanah Suci.

Terkait pedoman khusus layanan perempuan, Kementerian PPPA masih membahasnya bersama pemangku kepentingan lain untuk dimasukkan dalam penyempurnaan regulasi haji mendatang.

“Yang paling penting, pelayanan itu berangkat dari hati. Empati harus menjadi dasar, karena jemaah yang kita layani adalah tamu Allah sekaligus warga negara yang harus kita jaga martabat dan keselamatannya,” pungkas Arifatul.



Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.309 Triliun pada Kuartal IV-2025, Naik Rp69 Triliun

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:12

Perdamaian Masih Impian

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:06

Ini Penjelasan DPR Soal Kembalinya Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:54

Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:50

DPR Tegaskan Tak Ada Usulan Revisi UU KPK yang Diklaim Jokowi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:43

Prabowo Yakinkan Pebisnis AS, RI Kompetitif dan Terbuka untuk Investasi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:40

Meski Sahroni Kembali, Satu Kursi Pimpinan Komisi III DPR Masih Kosong

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:32

Kolaborasi Indonesia-Arab Saudi: Misi Besar Menyukseskan Haji 2026

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:27

Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU Rp649 Trilun di Forum Bisnis US-ABC

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:18

Paripurna DPR Setujui Kesimpulan Komisi III soal Pemilihan Hakim Konstitusi Adies Kadir

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:16

Selengkapnya